Kejar Adipura Kencana, Pemerintah Kota Sosialisasikan Indikator Penilaian Adipura

Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo kembali melakukan Sosialisasi Penguatan Adipura 2024. Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati, sosialisasi digelar melalui zoom meeting dengan narasumber Penyuluh Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Vir Katrin.

Senin siang (29/07), Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo kembali melakukan Sosialisasi Penguatan Adipura 2024. Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Ninik Ira Wibawati, sosialisasi digelar melalui zoom meeting dengan narasumber Penyuluh Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Vir Katrin.

Dalam paparannya Katrin menyampaikan bahwa Program Adipura merupakan kebijakan yang mengedepankan implementasi dari peran strategis dan kebijakan mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah tentang pengelolaan sampah.

“Beberapa lokasi pemantauan yang wajib dikunjungi adalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), pasar, Bank Sampah, TPST, TPS 3R, rumah kompos, Pusat Daur Ulang (PDU), biodigester, permukiman (Proklim), Hutan Kota, Taman Kota, Saluran Terbuka, Rumah Sakit/Puskesmas, jalan arteri, pertokoan, perkantoran dan sekolah. Sedangkan bobot paling besar dalam penilaian Adipura adalah TPA, pasar dan bank sampah induk,” papar Katrin.

“Berdasarkan hasil penilaian Adipura Kota Probolinggo tahun 2023, diketahui bahwa nilai terendah yang didapatkan adalah pasar dan pertokoan yaitu dibawah 70. Oleh karena itu, untuk penilaian tahun 2024 nanti harus lebih diperhatikan indikator penilaian pada kedua titik tersebut dan juga semuanya jika ingin meraih Aidpura Kencana,” imbuh Katrin.

Menanggapi hal tersebut, setelah kegiatan sosialisasi berakhir Sekda Ninik langsung menginstruksikan kepada pihak terkait untuk segera melakukan langkah pembenahan untuk meningkatkan perolehan nilai Adipura Kota Probolinggo tahun 2024.



AGENDA
LINK TERKAIT