DUA BALITA ASUH DLH, BERHASIL KELUAR DARI DAFTAR STUNTING

Sejak bulan Agustus 2026 ASN Dinas Lingkungan Hidup mulai aktif menjadi orang tua asuh bagi 26 balita stunting di wilayah Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih melalui program SIGAPRO (Sinergi Gerakan ASN sebagai Orang Tua Asuh dalam Penurunan Stunting Kota Probolinggo)

Sejak bulan Agustus 2026 ASN Dinas Lingkungan Hidup mulai aktif menjadi orang tua asuh bagi 26 balita stunting di wilayah Kelurahan Sumbertaman Kecamatan Wonoasih melalui program SIGAPRO (Sinergi Gerakan ASN sebagai Orang Tua Asuh dalam Penurunan Stunting Kota Probolinggo).

Rabu pagi (23/09), sejumlah perwakilan ASN DLH kembali membagikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) berupa telur, susu dan biscuit kepada 26 balita stunting.


Kabar baiknya, berdasarkan status gizi diketahui terdapat dua anak balita yang dalam asuhan ASN DLH berhasil keluar dari daftar stunting.
Dua posisi kosong ini langsung diisi oleh balita lainnya yang masuk dalam daftar stunting.


Kegiatan ini secara khusus bertujuan untuk membantu percepatan penurunan angka gizi buruk dan stunting pada balita.
Aksi nyata ini melibatkan ASN secara langsung sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yang membutuhkan.

Tak hanya PMT, dalam aksi ini juga dilakukan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak secara rutin serta sosialisasi pola asuh pemberian gizi pada balita.

Melalui SIGAPRO, diharapkan terjadi percepatan penurunan angka stunting pada balita di Kota Probolinggo.


LINK TERKAIT