Tambah Wawasan, Mitra Lingkungan DLH Kunjungi Kampung Jambangan

Study Banding Mitra Lingkungan dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo ke kampung Jambangan Surabaya, bertujuan untuk menambah wawasan tentang pengelolaan lingkungan dan sebagai penyemangat mitra lingkungan selama ini dalam membantu Pemerintah Kota Probolinggo.

Peserta study banding sebanyak 55 orang terdiri dari mitra lingkungan (Papesa, PGS Ceria, KPL, Kader Kelurahan berseri) dan pendamping dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 30 Oktober 2017, lokasi yang di tuju adalah Kampung Jambangan Surabaya.

Tambah Wawasan, Mitra Lingkungan DLH Kunjungi Kampung Jambangan

Dari hasil Study Banding di kampung Jambangan Surabaya pada kegiatan tersebut dibuka oleh bapak Sutikno Ketua RW 3 dan Ibu Cantika selaku kader lingkungan yang memaparkan pengelolaan lingkungan yang dilakukan di RW 3 kelurahan jambangan. Setelah diterima di balai RW 3 peserta Study Banding Kota Probolinggo menuju ke lapangan untuk melihat potensi yang ada sebagai berikut:

Galeri Daur Ulang, dimana terdapat hasil produk daur ulang yang diproduksi oleh ibu-ibu warga RW 3.

Taman Bunga dan Toga yang dikelola oleh warga RW 3 secara berkelompok menurut tiap-tiap RT. Disana juga terdapat lapangan volley yang digunakan turnamen volley se-kecamatan Jambangan dan dikenakan Retribusi bagi penonton.

Lokasi RT. 7, RW. 3 kel. Jambangan, dimana RT. 7 sebagai peraih kampung PHBS terbaik ke 2 tingkat nasional. Di RT. 7 telah menerapkan larangan merokok di dalam rumah dengan di pasangnya himbauan di masing – masing rumah, tersedianya tempat cuci tangan di setiap titik – titik tertentu, adanya warung pintar dan keranjang pintar untuk memfasilitasi buku – buku bacaan yang dapat dipinjam dan dibaca warga. Serta terdapat pemilahan sampah yang juga diterapkan bagi penghuni kos-kosan.

Lokasi RT 5, RW 3 Kelurahan Jambangan dimana terdapat instalasi pengelolaan air sumur, yang hasil akhir air bersih untuk keperluan penyiraman tanaman. Begitu juga intalasi pengelolaan air selokan yang airnya dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, terdapat pengelolaan batok kelapa menjadi minyak anti septik dengan system destilasi (penyulingan) dan terdapat taman – taman toga dan sayuran di sepanjang gang.

Sebelum melihat Bank Sampah di RT 3 melewati RT 2 yang juga terdapat selokan yang di manfaatkan sebagai jalan dan memanfaatkan samping rumah warga sebagai kolam lele. Di RT 3 terdapat Bank Sampah yang menampilkan produk unggulan daur ulang, juga terdapat pemanfaatan sungai untuk memelihara ikan hias dengan panjang sekitar 100 meter.

Rencana tindak lanjut dari study banding ini adalah adanya komitmen kader – kader lingkungan untuk menerapkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik dilingkungan permukian masing – masing dan semangat untuk tetap saling mengingatkan dalam sosialisasi lingkungan. Meskipun penerapan sangsi belum optimal bagi warga yang belum taat dan sadar dalam pengelolaan lingkungan atau pembuangan sampah.

Tambah Wawasan, Mitra Lingkungan DLH Kunjungi Kampung Jambangan