Tamanisasi

PEMBIAYAAN KEGIATAN TAMANISASI

Dalam pembuatan dan perawatan taman murni berasal dari swadaya/dukungan dana masing-masing peserta program tamanisasi. PROGRAM TAMANISASI adalah bentuk kepedulian pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan kota yang teduh, indah dan asri, serta sebagai upaya menjadikan Probolinggo Kota Seribu Taman. BENTUK KEGIATAN tamanisasi dilaksanakan di ruas kanan dan kiri jalan dengan membuat taman, menanaminya dengan berbagai jenis tanaman hias/bunga maupun pohon peneduh serta melengkapinya dengan lampu hias taman.

WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN TAMANISASI

Tamanisasi telah dimulai sejak tahun 2006 dan dilaksanakan setiap tahun secara berkelanjutan dengan melibatkan jajaran instansi di lingkungan pemerintah Kota Probolinggo, instansi vertikal, organisasi masyarakat, parpol, sekolah dan pelaku usaha. Berdasarkan data dari Bidang KSDA, hingga tahun 2012 jumlah keseluruhan taman telah mencapai 612 kavling dengan luasan total mencapai 20.309,67 m2.

SASARAN KEGIATAN TAMANISASI

Sasaran dari pelaksanaan kegiatan tamanisasi adalah pemberdayaan seluruh aspek dan potensi yang ada pada seluruh instansi baik pemerintah maupun swasta, pelaku usaha, sekolah serta masyarakat/organisasi kemasyarakatan.

TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN TAMANISASI

  1. Memberikan pemandangan teduh, indah dan asri pada ruas kiri dan kanan jalan sehingga memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan.
  2. Mendorong partisipasi aktif masyarakat terhadap keindahan kota.
  3. Memberikan keindahan suasana kota pada malam hari yaitu dengan adanya lampu-lampu hias taman.
  4. Mengurangi dampak polusi asap kendaraan sehingga kualitas udara menjadi lebih baik.
  5. Meningkatkan keindahan lingkungan permukiman dan perkotaan menuju terwujudnya Icon Kota Seribu Taman.

PROSES PELAKSANAAN KEGIATAN TAMANISASI

  1. Mapping kondisi daerah setempat (topografi, jenis tanah, cuaca)
  2. Inventarisasi lokasi yang potensial dan strategis untuk dijadikan taman. sekaligus merancang pembagian / ploting area tamanisasi.
  3. Pendataan jenis tanaman yang cocok ditanam di lokasi tersebut.
  4. Sosialisasi kepada para peserta program tamanisasi untuk memberikan penjelasan dan menginformasikan hasil ploting lokasi (kavling) pembuatan taman masing-masing peserta program tamanisasi.
  5. Pembangunan taman.
  6. Pelaksanaan perawatan rutin taman-taman yang telah jadi.