Sosialisasi Kampanye Peduli Sampah 2016

Kegiatan Sosialisasi/Kampanye Lingkungan yang dilaksanakan oleh PAPESA bekerjasama dengan BLH Kota Probolinggo (Bidang Pelestarian, Pengendalian dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup) dalam rangka Hari Peduli Sampah Tahun 2016 dilaksanakan pada hari Minggu Tanggal 21 Februari 2016 di Aloon – aloon Kota Probolinggo (Kawasan Car Free Day) mulai dari jam 06.00 s/d selesai.

Sosialisasi Kampanye Peduli Sampah 2016

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap pengelolaan Lingkungan serta penguatan kelembagaan Mitra Lingkungan Hidup.

Sosialisasi Kampanye Peduli Sampah 2016

Pada kesempatan tersebut PAPESA menyampaikan Orasinya terkait dengan Kebijakan Kantong Plastik Berbayar dengan mengajak para pengunjung Car Free Day dan masyarakat secara umum mulai Diet Kantong Plastik dengan membawa tas belanja dari rumah masing-masing dan menyebarkan leaflet. Disamping kegiatan Kampanye juga disertai dengan aksi tukar sampah dengan produk daur ulang, kompos dan bibit tanaman (Green Barter). Selama kegiatan Hari Peduli Sampah 2016 tersebut telah terkumpul 250 Kg sampah dengan rincian (50 Kg sampah an organik yang nantinya masuk Bank Sampah dan 200 Kg sampah Residu yang masuk TPA).

Sosialisasi Kampanye Peduli Sampah 2016

Peserta kegiatan Sosialisasi / Kampanye Lingkungan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Tahun 2016 terdiri dari Seluruh Anggota PAPESA (Paguyuban Peduli Sampah) se-Kota Probolinggo serta Paguyuban Abang Becak dan Komunitas Penarik Gerobak Sampah serta pengunjung Car Free Day dan masyarakat sekitar Aloon-aloon.

Output yang diharapkan dengan digelarnya Kampanye lingkungan tersebut diharapkan :

  • Meningkatnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya mengurangi sampah plastik karena berpotensi mencemari lingkungan ;
  • Meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap adanya Kebijakan Kantong Plastik Berbayar yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI nantinya mau tidak mau akan diterapkan juga di Kota Probolinggo ;
  • Meningkatnya penerapan 3 R (Reduce, Reuse dan Recycle) di permukiman, perkantoran, sekolahan, pasar, perusahaan dll.