Persiapan Adiwiyata

Demi mendapatkan nilai yang maksimal dan kooperatif, selasa (27/10) lalu UPT. Informasi Pendidikan Lingkungan Hidup / IPLH yang menjadi leader dari program Adiwiyata mengadakan rapat persiapan penilaian untuk usulan calon sekolah yang mengikuti Adiwiyata Bestari tingkat kota Tahun 2015 sebanyak 28 (dua puluh delapan) sekolah.

Adiwiyata Kota yang menjadi agenda tahunan pada bulan oktober s.d November dari Badan Lingkungan Hidup Kota Probolinggo kali ini akan memasuki masa penilaian bagi usulan calon sekolah adiwiyata kota tahun 2015 sebanyak 28 (dua puluh delapan) peserta dari tingkat SD/MI, SMP/MTS dan SMK/SMA/MA yang ada di Kota Probolinggo.
Rapat persiapan penilaian yang dipimpin oleh Kabid Tata Penataan Lingkungan Hidup/ Tapen didampingi oleh Kepala UPT. IPLH berjalan sekitar 3 (tiga) jam untuk membahas persiapan demi persiapan yang akan dilakukan saat penilaian berlangsung.

Tim Penilai Adiwiyata Kota yang berjumlah 9 (Sembilan) orang terdiri dari unsur BLH, Dinas Pendidikan, dan LSM. Nantinya tim tersebut pada saat penilaian berlangsung akan dibagi menjadi 2 (dua) kelompok mengingat jumlah sekolah yang mengikuti lumayan banyak. Di Tim I dikoordinasi oleh Setyorini Sayekti, SKM, MM (dari Badan Lingkungan Hidup); Moch Binjali, S.Pd, M.Pd (Pengawas SMP pada Dinas pendidikan Kota Probolinggo); Sofyan Antony (dari LSM Sekolah KONANG) dan Eva (dari BLH Kota Probolinggo). Kemudian untuk tim II dikoordinasi oleh Ir. Muh. Sulhan (dari BLH Kota Probolinggo); Drs. Sukirlan, M.Pd (pengawas SD pada Dinas Pendidikan Kota probolinggo); Taufik Hidayat, SP (dari BLH Kota Probolinggo); Muhammad Mukfiudin, S.sos (dari BLH Kota Probolinggo) dan yang terakhir Abdul Ghofur (dari LSM Penarik gerobak sampah ceria). Adapun dasar dari penilaian tersebut yakni dari hasil evaluasi yang diberikan oleh tim Pembina Adiwiyata Kota beberapa waktu lalu saat melakukan verifikasi lapangan ke 28 (dua puluh delapan) peserta calon sekolah yang mengikuti Adiwiyata Kota pada tahun ini. (MH)