Peringatan HCPSN 2016 Sebagai Momentum Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan

Kegiatan Apel Peringatan HCPSN 2016, tanggal 17 Nopember 2016 di RTHKP Kedopok dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon sejumlah 100 pohon dengan jenis tanaman produktif dan kerja bhakti pilah sampah di area sekitar RTHKP kedopok yang diikuti ±400 orang yang terdiri dari kepala SKPD, Camat, Lurah, Mitra BLH, Sekolah, dan Staf.

Peringatan HCPSN 2016 Sebagai Momentum Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan

Kegiatan penanaman pohon merupakan salah satu kontribusi nyata kepedulian kita terhadap perbaikan lingkungan khususnya ruang terbuka hijau. Oleh sebab itu, kegiatan ini merupakan modal yang sangat berharga untuk dikembangkan lebih lanjut agar menjadi budaya bangsa, yaitu budaya menanam pohon untuk menyelamatkan lingkungan hidup di sekitar kita.

Peringatan HCPSN 2016 Sebagai Momentum Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan

Tantangan lingkungan hidup paling berat yang dialami oleh umat manusia di muka bumi akhir-akhir ini adalah terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim. Pola iklim mengalami perubahan akibat dari kenaikan suhu permukaan bumi. Kenaikan curah hujan akan meningkatkan frekuensi dan intensitas banjir, makin banyak erosi, dan makin banyak tanah longsor. Kekeringan yang panjang dan fluktuasi musim yang semakin sulit diprediksi, akan mengancam ketersediaan pangan dan air. Sehingga rawan terjadinya kekurangan pangan dan kelaparan. Salah satu upaya umat manusia untuk mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim adalah dengan memperbanyak pohon dan tanam-tanaman serta menjaga ekosistem fauna. Oleh karenanya, ajakan untuk bersama-sama melindungi dan mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan perlu selalu dikomunikasikan kepada masyarakat luas. Dengan maksud itu maka setiap tanggal 5 nopember diperingati hari cinta puspa dan satwa nasional.

Peringatan HCPSN 2016 Sebagai Momentum Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan

Kita bersyukur telah dianugerahi keanekaragaman hayati yang tinggi, tanah yang subur, serta iklim yang sangat mendukung untuk kegiatan tanam menanam, dengan menanam jenis-jenis pohon yang mempunyai multi fungsi. Oleh karena itu diperlukan upaya mempertahankan keutuhan ekosistem lahan dengan melakukan penanaman pohon dan pembersihan ruang terbuka hijau kawasan perkotaan. Pohon yang kita tanam pada hari ini bertujuan tidak merusak ekosistem satwa sehingga dapat hidup dengan baik, agar nanti kita semua, dan anak cucu kita dapat memetik hasilnya, yaitu menikmati kualitas lingkungan yang semakin baik, dan terhindar dari berbagai bencana. Peringatan hari cinta puspa dan satwa nasional tahun 2016 ini dapat di jadikan momentum untuk mengajak semua pihak untuk berpartisipasi menjaga sumber daya alam Kota Probolinggo.

Penulis : Trayu (Staf Bidang KSDA)

Peringatan HCPSN 2016 Sebagai Momentum Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan