OLEH : SUSI IRMAYANTI (Guru SMPN 6 Kota Probolinggo)

Permaianan disukai berbagai kalangan terutama usia anak-anak. Permainan ini dimaksudkan agar peserta didik dapat mengikuti pelayanan Bimbingan dan Konseling jauh dari kesan yang menjenuhkan tetapi merasakan kesan yang menyenangkan. Permainan “Unjuk Kebolehan” dapat menjadi media dalam mengekspresikan minat bakat siswa. Siswa dapat mengkreasikan kecenderungan minat bakat mereka pada bidang tertentu yakni bakat verbal, bakat musikal, bakat logika, bakat menggambar (visual-spacial) serta bakat seni dan kreativitas lainnya. Siswa dapat memperoleh poin belajar dari permainan ini, diantaranya adalah:; (1) melatih kecepatan merespon dan berfikir; (2) melatih kekompakan dalam tim; (3) melatih kerjasama tim; (4) melatih sportivitas, (5) melatih konsentrasi. Peserta didik dapat menganbil manfaat dari permainan ini, diharapkan mereka dapat mengembangkan minat dan bakat yang mereka miliki setelah mereka mengenali kekuatan dalam diri masing-masing agar dapat menggapai masa depan yang gemilang.

Pemanfaatan Barang Bekas Untuk Permainan Siswa

Pelayanan bimbingan konseling pada umumnya menggunakan metode-metode yang mudah dan jauh dari kesan rumit seperti ceramah dan diskusi, sedangkan metode-metode yang lain jarang sekali digunakan karena dianggap sulit dan rumit. Metode yang biasanya digunakan dalam Bimbingan Konseling terkadang menyebabkab kejenuhan pada peserta didik. Terlihat peserta didik sibuk memperbincangkan hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan materi Bk atau bersenda gurau dengan teman yang lain. Hal inilah yang melatar- belakangi penulis untuk merancang permainan yang menyenangkan dan sekaligus dapat membuat siswa dapat mengekspresikan minat-minat tertentu serta membantu peserta didik dalam mengenal dan mengembangkan bakat yang mereka miliki.

Kegiatan bermain sangat disukai oleh usia anak-anak. Permainan dapat berupa permainan tradisional samapi yang modern. Permainan dengan menggunakan alat sederhana sampai alat permainan yang rumit. Juga yang hanya mengandalkan apa yang dimiliki tubuh hingga dengan memanfaatkan benda disekitarnya sampai pemanfaatan multi media, Remaja dan usia dewasapun menyukai kegiatan bermain. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengusir kejenuhan dan mengisi waktu luang. Banyak sekali manfaat dalam kegiatan bermain yakni dapat menggali potensi anak, dapat melatih kepercayaan diri, kretivitas, sportivitas dan lain sebagainya.

Permainan ini dapat digunakan dengan mudah sebab alat-alat yang dibutuhkan menggunakan alat-alat sederhana yang bisa kita dapatkan disekitar kita dengan memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi. Galon air bekas, botol air mineral bekas (botol ke-1 diisi dengan 2 genggam beras, botol ke-2 diisi dengan 2 genggam kacang hijau kering) dan sebagainya. Kita tidak perlu mempersiapkan alat-alat musik yang mahal cukup menggunakan alat-alat musik sederhana yang dapat kita buat sendiri sehingga dapat menghasilkan bunyi yang harmoni dan tetap indah untuk dinikmati.

Pemanfaatan Barang Bekas Untuk Permainan Siswa

PENJELASAN KARTU :

1. MELANJUTKAN CERITA (KARTU 1)
a. Peserta didik diminta untuk melanjutkan cerita yang belum terselesaikan menjadi sebuah cerita singkat dan menarik
b. Peserta didik membuat puisi dengan tema yang ditentukan sendiri
c. Peserta didik membuat pantun dengan tema yang ditentukan sendiri
(peserta boleh memilih 1 diantara 3 pilihan yang ada yakni a, b atau c)
2. MELANJUTKAN GAMBAR (KARTU 2)
Peserta didik diminta untuk melanjutkan gambar yang terdapat pada bidang gambar yang telah tersedia sekreatif mungkin
3. MENGKSPREASIKAN LAGU (KARTU 3)
Peserta didik diminta untuk mengubah lirik lagu yang ditentukan sesuai keinginannya dengan tema tertentu
4. BERMAIN ALAT MUSIK (KARTU 4)
Peserta diminta untuk memainkan alat musik sederhana yang telah disediakan dengan gaya yang dibuat atas inisiatif sendiri (sendiri atau berkelompok)
5. MENGASAH LOGIKA (KARTU 5)
Peserta didik diminta untuk memecahkan soal logika yang telah disediakan