Green Barter

GREEN BARTER

Green Barter adalah kegiatan untuk memanfaatkan potensi sampah yang selama ini hanya dibiarkan terbuang begitu saja atau bahkan dibakar, maka melalui kegiatan Green Barter ini sampah tersebut bisa ditukar dengan kompos ataupun bibit tanaman untuk penghijauan. Kegiatan Green Barter merupakan rangkaian dari Gerakan Peduli Sadar Lingkungan (GP Darling ’12) yaitu gerakan untuk melatih kepedulian dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola lingkungan.

LAUNCHING GREEN BARTER

Launching Kegitan Green Barter bertempat di halaman Gedung Museum Kota Probolinggo, dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan yang diikuti oleh anggota Paguyuban Pengolahan Sampah (Papesa) se-Kota Probolinggo, Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, Pengurus RW dan Elemen Masyarakat.

WAKTU PELAKSANAAN GREEN BARTER

Green Barter dilaksanakan mulai tanggal 24 Mei 2012 sampai tanggal 23 Juni 2012, Penukaran dilayani setiap hari Selasa dan Kamis pada jam kerja (08.00 – 15.00 WIB) bertempat di Posko ”Green Barter” depan Kantor Walikota Probolinggo Jl. Panglima Sudirman No. 15.

TUJUAN GREEN BARTER

  1. Memberikan menukarkan kesempatan bagi masyarakat untuk sampah an-organik dengan kompos organik atau dengan bibit tanaman.
  2. Mendorong agar masyarakat dapat lebih peduli terhadap pentingnya pemanfaatan sampah dan penghijauan kota.
  3. Mengajak seluruh masyarakat dan stake holder serta pelaku industri untuk memilah sampah mulai dari sumbernya.

TEKNIS PELAKSANAAN GREEN BARTER

  1. Penukaran sampah diberikan dalam bentuk kompos atau bibit bukan berupa uang.
  2. Sampah yang akan ditukar harus sudah terpilah sesuai jenisnya.
  3. Pengunjung/penukar dapat memilih produk yang diinginkan sesuai berat sampah yang ditukar. Sampah an-organik dengan berat minimal 2 Kg dapat ditukar dengan kompos atau bibit tanjung, mahoni, glodok tiang. Sedangkan sampah an-organik dengan berat minimal 5 Kg dapat ditukar dengan bibit mangga.
  4. Kompos disedikan dalam kemasan : 1 Kg, 2 Kg dan 4 Kg.
  5. Sebelum ditukar sampah an-organik tersebut akan ditimbang dan dicatat, kemudian dilakukan penghitungan, dimana nilai tukarnya disesuaikan dengan harga nominal yang berlaku di Bank Sampah Pokmas yang telah menjadi Mitra Kerja BLH.