OLEH : RIFKIYATI (Guru SMPN 10 Kota Probolinggo)

Masih banyak siswa belum mengerti tentang bahaya sampah plastik, maka kami ingin melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya sampah plastik. Kegiatan sosialisasi ini merupakan kegiatan dari salah satu pelaksanaan eco maping yang telah dilakukan di SMPN 10 Probolinggo. Pelaksanaan eco maping sangat bermanfaat bagi siswa terutama dapat menemukan permasalahan yang terjadi di sekolah SMPN 10 Probolinggo. Pelaksanaan eco maping membentuk siswa untuk peduli terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi di sekolah SMPN 10 Probolinggo. Selain dengan mengumpulkan data tentang sampah plastik juga perlu adanya kegiatan sosialisasi tentang bahaya sampah plastik kepada semua warga sekolah SMPN 10 Probolinggo.

Kader Lingkungan Sosialisasikan Bahaya Sampah Plastik

Sampah plastik termasuk sampah anorganik yang harus diberikan sosialisasi tentang bahayanya, karena sampah plastik ada yang tidak bisa diuraikan di dalam tanah. Jika sampah plastik tidak bisa dipilah dengan benar dan dibuang di sembarang tempat maka akan bisa mencemari tanah yang akan mengurangi kesuburan dalam tanah. Sampah plastik di sekolah SMPN 10 Probolinggo terdiri dari sampah gelas minuman, botol plastik dan bungkus plastik makanan yang tidak bisa dipilah. Di sekolah SMPN 10 melakukan Bank Sampah kegiatannya dilakukan tiap hari selasa di waktu istirahat pertama dan kedua. Pelaksanaan Bank sampah dilakukan bertujuan untuk mengurangi sampah plastik dan membiasakan siswa untuk selalu memilah sampah plastik baik sampah plastik yang terpilah maupun yang tidak terpilah. Untuk sampah plastik yang terpilah itu ditimbangkan kepada pihak BLH bagian Bank sampah yang dimasukkan ke dalam tabungan bank sampah SMPN 10 Probolinggo. Dengan begitu sampah plastik tidak akan terbuang sembarangan karena sudah ada proses dalam pembuangannya.

Kader Lingkungan Sosialisasikan Bahaya Sampah Plastik

Kegiatan pemilahan sampah dilakukan setiap hari di kelas, sampah kertas dan sampah plastik setiap hari selasa ditimbangkan ke bank sampah SMPN 10 kemudian sampah yang tidak terpilah dibuang di TPS dan akan dibuang di TPA yang terdekat dengan sekolah SMPN 10. Pelaksanaan eco maping di SMPN 10 Probolinggo dilakukan bersamaan dengan kegiatan bakti 1 dan 2 yang tugasnya setiap anggota kader lingkungan memilah sampah di tiap kelas, merawat tanaman, membuat pupuk kompos dengan menggiling sampah organik berupa sisa daun – daunan dan membersihkan masing – masing unit yang telah dibagi menjadi 10 unit di SMPN 10 Probolinggo.