Melanjutkan Kerjasama Symbiocity, Delegasi Kota Helsingborg Kembali Kunjungi Kota Probolinggo

Senin (25/3/2019) Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin bertempat di Ruang Transit Sekretariat Kota Probolinggo menerima kedatangan empat delegasi dari Kota Helsingborg-Swedia, yaitu Wakil Direktur NSR Nils Benner Lundgren, Praktisi serta Tenaga Pengajar Lingkungan Peter Lars Lennart Book, Tenaga Ahli Demokrasi Anna Karin Aguayo Kjellman serta Kepala Departemen Perhubungan Pemerintah Helsingborg Jan Oscar Groenvall.

Kunjungan kali ini adalah bagian dari tindaklanjut kerjasama Program Symbiocity antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan Kota Helsingborg yang telah berlangsung selama 6 tahun sejak dibentuknya Steering Commite Working Group Meeting Probolinggo-Helsingborg International Center For Local Democracy (ICLD) Cooperation pada tahun 2013 silam.

Kerjasama symbiocity merupakan suatu pendekatan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan (Sustainable Urban Development) yang dikembangkan Pemerintah Swedia berdasarkan pengalaman pembangunan perkotaan di Swedia untuk mewujudkan suatu perkotaan yang dilengkapi jaringan sarana prasarana terintegrasi yang operasionalisasinya menggunakan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan hemat biaya operasional. Terbentuknya kerjasama antara kedua kota karena keduanya dipandang memiliki karakter yang nyaris sama, yaitu berada di pesisir pantai dan masing-masing mempunyai program unggulan dalam mengelola sampah. Ditemui dalam kesempatan tersebut, Petter Book mengatakan, bahwa Kota Probolinggo dengan Kota Helsingborg tidaklah jauh berbeda. Tentunya dengan serangkaian proses pengembangan, pengalaman-pengalaman dari pemerintah Helsingborg ini nantinya bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Probolinggo.

Poin utama dalam kerjasama ini adalah pelaksanaan demokrasi lokal serta penguatan peran serta masyarakat dalam pembangunan. Kerjasama lanjutan ini akan berlangsung selama tiga tahun, di mulai pada tahun 2017 dan berakhir pada tahun 2020 mendatang. Sebagai informasi, NSR (perusahaan tempat Nils Benner Lundgren bekerja) bergerak di bidang lingkungan atau persampahan yang berkantor di Helsingborg. “Pada tahun 2020 nanti kerjasama akan berakhir. Kita harus memikirkan program lain yang bisa dikerjasamakan, ini yang perlu didiskusikan,” ujar Nils, satu-satunya politikus di timnya itu, Selasa (26/3/2019).

Pertemuan hari pertama antara Walikota dengan Delegasi Swedia tersebut didampingi antara lain oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Rey Suwigtyo, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Amin Fredy, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Budi Krisyanto dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumadi. Karena kedatangan rombongan pejabat Helsingborg ke Kota Probolinggo ini bukan kali pertama, Walikota Probolinggo juga menyampaikan untuk tetap meneruskan program kerja yang selama ini baik dan mencanangkan beberapa program baru untuk dikembangkan.

Walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dalam penjelasannya kepada Working Group (WG) Helsingborg mengatakan bahwa pertemuan untuk kengsungan kerjasama sangat penting, “Meski berganti kepemimpinan, kerjasama yang sudah terjalin selama ini bisa tetap berlanjut, karena kerjasama ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami terbuka untuk menjalin kerjasama di bidang lain, tidak hanya kerjasama yang ada sekarang”. Masih menurut Walikota Probolinggo, “Kerjasama lanjutan dengan Swedia nantinya diharapkan bisa diselaraskan dengan Visi Misi dan RPJMD Kota Probolinggo serta disesuaikan dengan peraturan-peraturan yang berlaku”. Lebih lanjut, Walikota juga menyebutkan bahwa banyak tantangan yang harus dihadapi untuk dapat mengubah Kota Probolinggo menjadi lebih baik dan berkembang, Untuk itu pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Probolinggo senantiasa diimbangi dengan upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mempertahankan daya dukung lingkungan. “Sejalan dengan komitmen tersebut, untuk lebih meningkatkan upaya mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan, maka Pemerintah Kota Probolinggo sangat menyambut baik untuk mengikuti program kerjasama symbiocity dengan Pemerintah Swedia ini,” ungkap Habib Hadi di hadapan para undangan.

Melanjutkan Kerjasama Symbiocity, Delegasi Kota Helsingborg Kembali Kunjungi Kota Probolinggo

Menurut rencana, tamu asal Swedia ini akan berada di Kota Probolinggo selama sepekan. Walikota berharap mereka dapat memberi berbagai masukan tentang segala sesuatu untuk Kota Probolinggo yang lebih baik. Secara detail, Walikota akan membahas kerjasama tersebut pada hari Rabu (27/3/2019) pagi. Selama sepekan di Kota Probolinggo, Working Group (WG) dan Steering Committee (SC) akan menggelar kegiatan rapat dan tinjauan lapangan, antara lain meninjau lokasi prioritas bersepeda, mengikuti acara cangkrukan dan mengunjungi Kampung Tematik di Kelurahan Ketapang.

Terkait keberadaan Kampung Tematik, Walikota berharap kepada warga yang sudah berkreasi menciptakan Kampung Tematik dengan nama yang unik dan sajian yang menarik agar terus dikembangkan. “Jangan di sia-siakan untuk kampung yang sudah bagus dan memiliki ikon tersendiri. Kalau bisa dipertahankan dan dibuat lebih menarik sehingga bisa mengundang orang dari luar berkunjung, seperti sekarang ini.” papar Walikota. Sedangkan terkait dengan pengembangan Pantai Permata, aspirasi didapat dari perwakilan komunitas, diantaranya Sahabat Laut, yang siap memberikan support untuk menambah keindahan Pantai Permata mulai dari menjaga kebersihan pantai hingga mengajak seluruh anggotanya memviralkan keberadaan pantai tersebut. Beberapa komunitas lain seperti Sahabat Gunung, Kelompok Sadar Wisata, Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pemilah Sampah, Papesa, Sekolah Konang, Sekolah Adiwiyata dan CSR Perusahaan sekitar diharapkan juga turut terlibat aktif, tambahnya.

Melanjutkan Kerjasama Symbiocity, Delegasi Kota Helsingborg Kembali Kunjungi Kota Probolinggo