Kumpulkan Mitra Lingkungan, DLH Mengajak Untuk Peduli Dan Berbuat Nyata

Dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo menggelar Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan Kota Probolinggo Tahun 2018. Sosialisasi berlangsung di RTHKP Kedopok Rabu pagi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo Ir. Budi Krisyanto, M.Si, di dampingi oleh Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kemitraan LH Ir. Muh. Sulhan, MM dan Kepala Seksi Kemitraan Lingkungan Hidup membuka secara resmi acara yang dihadiri oleh peserta 150 orang antara lain Mitra DLH Papesa, Paguyuban Pengumpul Barang Bekas “ Tanjung Tembaga “ (P2B2T2), PGS Ceria, IMF, Abang Becak, DPB, KPL, Forjamansa, Kader Lingkungan Kelurahan berseri. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo dalam sambutannya menekankan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengendalikan sampah salah satunya dengan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) artinya mengurangi sampah, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah yang dikelola berkelanjutan.

Sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah, Serta guna menyegarkan kembali bahwa pengelolaan sampah dan penataan lingkungan serta pelestarian lingkungan hidup harus terus digalakkan secara berkelanjutan, tapi ada hal yang lebih penting dari semua itu yakni memberi kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, pemilahan sampah dan kelestarian lingkungan sekitar sebagai bagian dari hidup yang berkualitas, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ir. Budi Krisyanto, M.Si. Lebih lanjut dikatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup senantiasa mengajak partisipasi dan kepedulian semua pihak untuk berbuat nyata melestarikan lingkungan dan pengelolaan lingkungan demi terwujudnya kelestarian lingkungan.

Kumpulkan Mitra Lingkungan, DLH Mengajak Untuk Peduli Dan Berbuat Nyata

Usai sambutan kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari narasumber yakni Drs. Fauzi Bachtiar Ahmad, MT dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim. Materi dalam kegiatan sosialisasi secara garis besar yakni Metode Pengelolaan Lingkungan Hidup di Kota Probolinggo. Adapun Hasil yang diperloleh paparan sosialisasi antara lain:

  1. Dampak dari sampah mengakibatkan banjir, pencemaran lingkungan dan timbulnya berbagai penyaklit.
  2. Jenis – jenis sampah di bagi menjadi 3 yaitu Sampah Organik Sampah yang mudah terurai secara alami, contoh sisa sayuran, daun, ranting, sisa makanan, kulit buah dll, Sampah Anorganik Sampah yang sulit terurai secara alami, contoh Sampah Plastik, kaleng, botol, kertas dll dan Residu adalah Sampah yang sulit terurai dan tidak dapat diolah kembali, contoh baterai, tisue, stroform, pampers dll .
  3. Pemanfaatan sampah organik menjadi kompos dengan metode komposter aerob dan pengomposan keranjang Takakura untuk sampah rumah tangga.
  4. Pemanfaatan sampah anorganik dengan cara Reduce (mengurangi) Yaitu mengurangi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah Reuse (menggunakan kembali) Yaitu kegiatan penggunaan kembali sampah secara langsung, baik untuk fungsi yang sama maupun fungsi lain Recycle (mendaur ulang) Yaitu memanfaatkan kembali sampah setelah mengalami proses pengolahan dan di manfaatkan di bank sampah. Sampah residu di kelola di TPA sesuai SOP yang ada.