20 Komunitas Lingkungan Berkumpul Dukung Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019

Probolinggo (19/02) Dalam rangka Penguatan Peran Serta Mitra Lingkungan Hidup dalam Mendukung Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo menggelar Sosialisasi Penguatan Peran Serta Mitra Lingkungan Hidup dalam Mendukung Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019. Sosialisasi berlangsung di Puri Manggala Bhakti Kota Probolinggo Selasa pagi. Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd, MM, M.HP, membuka secara resmi acara yang dihadiri oleh peserta 150 orang antara lain 20 (dua puluh) Komunitas Lingkungan yaitu Papesa (Perkumpulan Peduli Sampah), Komtari Kehati (Komunitas Pemerhati Keanekaragaman Hayati), Paguyuban Pengumpul Barang Bekas “Tanjung Tembaga” (P2B2T2), PGS Ceria (Penarik Gerobak Sampah Ceria), IMF (Informal Meeting Forum), Penyandang Disabilitas Peduli Lingkungan, Abang Becak, DPB (Dewan Pembangunan Berkelanjutan), KPL (Kader Penggerak Lingkungan), Forjamansa (Forum Jaringan Manajemen Sampah), KPL (Kader Pernggerak Lingkungan), Pakerling (Paguyuban Kader Lingkungan untuk sekolah adiwiyata), Eco Pesantren, Motivator Lingkungan, Sahabat Laut, Sekolah Konang dan Laskar Hijau. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo dalam sambutannya menekankan perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam upaya memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengendalikan sampah salah satunya dengan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) artinya mengurangi sampah, menggunakan kembali dan mendaur ulang sampah yang dikelola berkelanjutan.

Sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam pengelolaan sampah, Serta guna menyegarkan kembali bahwa pengelolaan sampah dan penataan lingkungan serta pelestarian lingkungan hidup harus terus digalakkan secara berkelanjutan, tapi ada hal yang lebih penting dari semua itu yakni memberi kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, pemilahan sampah dan kelestarian lingkungan sekitar sebagai bagian dari hidup yang berkualitas, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ir. Budi Krisyanto,M.Si. Lebih lanjut dikatakan bahwa Dinas Lingkungan Hidup senantiasa mengajak partisipasi dan kepedulian semua pihak untuk berbuat nyata melestarikan lingkungan dan pengelolaan lingkungan demi terwujudnya kelestarian lingkungan.

20 Komunitas Lingkungan Berkumpul Dukung Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2019

Usai sambutan kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari narasumber yakni Dr. Ir. Koderi, M.Ling dari Universitas Brawijaya Malang. Materi dalam kegiatan sosialisasi secara garis besar yakni penguatan energy positif kepada kader-kader lingkungan agar tetap bersemangat dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan. Adapun Hasil yang diperloleh paparan sosialisasi antara lain:

  • Memberikan penguatan energy positif kepada kader-kader lingkungan agar tetap bersemangat dan melaksanakan kegiatannya secara ikhlas dan tidak terbebani sehingga berkegiatan lingkungan dapat dijadikan sebagai lading ibadah.
  • Pemanfaatan sampah anorganik dengan cara Reduce (mengurangi) Yaitu mengurangi segala sesuatu yang menyebabkan timbulnya sampah Reuse (menggunakan kembali) Yaitu kegiatan penggunaan kembali sampah secara langsung, baik untuk fungsi yang sama maupun fungsi lain Recycle (mendaur ulang ) Yaitu memanfaatkan kembali sampah setelah mengalami proses pengolahan dan di manfaatkan di bank sampah. Sampah residu di kelola di TPA sesuai SOP yang ada.
  • Penanganan persampahan dengan pemilahan sampah dari rumah tangga, pengomposan dengan biopori, Bank Sampah, dan mengoptimalkan TPST 3R.
  • Mengaktifkan kegiatan komunitas peduli lingkungan Kota Probolinggo sebagai agen perubahan mengajak masyarakat peduli lingkungan agar tidak buang sampah sembarangan, tidak membakar sampah dan mengurangi penggunaan plastic.
  • Memanfaatkan upaya menabung air (memasukkan kembali air hujan kedalam tanah) dengan cara alat penampung air hujan, sumur resapan, resapan biopori dan penanaman pohon.
  •